oleh

Kemhub Tengah Siapkan Kapal Guna Isolasi Terpusat di Lampung dan Bangka Belitung

Kementerian Perhubungan (Kemhub) tengah menyiapkan kapal isolasi terpusat dan terapung (isoter) bagi pasien Covid-19 di Lampung dan Bangka Belitung (Babel).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemhub, Agus Purnomo, menjelaskan, Kemhub bersama Pelni sudah menyediakan kapal isoter untuk pasien Covid-19 di Makassar.

Saat ini, Kemenhub dan berbagai pihak tengah melakukan persiapan penempatan kapal isoter di lima wilayah, yakni di Bitung, Minahasa Utara, Medan, Sorong, dan Jayapura. Pemerintah daerah dari lima wilayah itu bersama Kemhub sudah meneken kerja sama penyediaan kapal isoter pada pekan lalu.

Baca Juga  Insiden Tergelincirnya Pesawat Trigana PK-YSF, Penerbangan Dialihkan Ke Bandara Soekarno Hatta

Terbaru, kata Agus, Kemhub berencana menyiapkan kapal isoter di lampung dan Babel. “Di Lampung sedang disiapkan terus dalam waktu dekat lagi tambah akan ada di Babel,” kata Agus Purnomo dalam Media Relation Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Bertema Dukungan Transportasi Laut dalam Penanganan Pandemi Covid-19 secara daring pada Kamis (19/8).

Dia menjelaskan, kapal-kapal yang digunakan untuk keperluan isolasi itu adalah kapal Pelni yang termasuk dalam program public service obligation (PSO) dari pemerintah. Kapal-kapal yang dipilih adalah armada yang tak dioperasikan sementara waktu atau dalam keadaan port stay.

“Beberapa kapal pso ada port stay karena memang penumpangnya sangat sedikit. PPKM level 3 dan 4 orang masih belum bisa bergerak sehingga kapal Pelni, kapal-kapal yang disubsidi ini, ada port stay kemudian diinisiasi oleh Pak Wali Kota Makassar awalnya,” ujar Agus.

Baca Juga  Pemprov DKI Jakarta Akan Kaji Usulan Sertifikat Vaksin Covid-19 Sebagai Syarat untuk Beraktivitas

Agus mengungkapkan, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sudah melaporkan kegiatan ini kepada Presiden Joko Widodo dadn didukung sepenuhnya dengan memanfaatkan kapal-kapal yang dalam kondisi port stay.

“Nanti juga mungkin kalau ada daerah yang tidak terlalu besar kebutuhannya disiapkan kapal-kapal perintis yang juga port stay untuk mendukung isolasi terpusat terapung,” papar Agus. (*/cr2)

Baca Juga  Penerapan Pariwisata Berkelanjutan, Menparekraf Ajak Milenial

Sumber: beritasatu.com

News Feed